
GARDATIMURNEWS.CO | BANDA ACEH – 31 Agustus 2026 ,Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh kembali melaksanakan proses belajar mengajar Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP), Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di Ruang Kegiatan Belajar LPKA Kelas II Banda Aceh sebagai bagian dari program pembinaan pendidikan bagi anak binaan.
Pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Anak binaan Paket A mengikuti materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dengan pembahasan mengenai budaya daerah, meliputi bahasa daerah, pakaian adat, tarian adat, serta keberagaman budaya yang ada di Indonesia.
Sementara itu, anak binaan Paket B mengikuti pembelajaran Matematika dengan materi tentang nama bilangan. Adapun anak binaan Paket C mendapatkan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang membahas pentingnya menerapkan akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pembelajaran PAI tersebut, anak binaan diberikan pemahaman mengenai sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, menghormati orang lain, menjaga perkataan, serta saling menghargai, baik dalam hubungan dengan Allah SWT, diri sendiri maupun sesama.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh anak binaan mengikuti pembelajaran dengan didampingi staf Bidang Pembinaan dan petugas LPKA Kelas II Banda Aceh. Kegiatan tersebut juga turut didampingi oleh peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melalui kegiatan tersebut menekankan pentingnya pendidikan sebagai bagian dari proses pembinaan anak binaan. Pendidikan diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan akademik, tetapi juga membantu membentuk karakter dan mempersiapkan anak binaan untuk masa depan.
Melalui program pendidikan kesetaraan ini, anak binaan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan akademik sesuai jenjang pendidikan masing-masing. Bekal tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan diri serta menjadi modal untuk melanjutkan pendidikan dan menjalani kehidupan secara positif setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam pembinaan anak binaan. Dengan mendapatkan kesempatan belajar, mereka diharapkan dapat terus berkembang, memiliki keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat, serta memiliki harapan yang lebih baik untuk masa depan,” demikian disampaikan dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan pendidikan tersebut. (RANY) Kaperwil Aceh




