
GARDATIMURNEWS.CO | BANDA ACEH– Dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban akibat ketidakstabilan arus listrik, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh melaksanakan pemeriksaan berkala terhadap instalasi jaringan kelistrikan di seluruh area gedung utama, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Sub Bagian Umum (Kasubag Umum) LPKA Banda Aceh, Syamsuddin. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah kemungkinan terjadinya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
Syamsuddin menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup pengecekan Miniature Circuit Breaker (MCB), stop kontak, saklar, kabel listrik, hingga jaringan listrik di area yang sulit dijangkau seperti bagian atap kantor dan blok hunian anak binaan.
“Pemeriksaan juga difokuskan pada sambungan kabel yang terlalu banyak digunakan di ruangan kantor. Kami memastikan seluruh sambungan terpasang dengan benar dan mengganti kabel yang sudah rusak atau rapuh,” ujar Syamsuddin.
Menurutnya, instalasi listrik yang tidak terpasang dengan baik memiliki risiko besar terhadap keselamatan lingkungan kerja. Oleh karena itu, ia turut mengimbau seluruh pegawai agar selalu mematikan peralatan listrik dan mencabut sambungan listrik sebelum meninggalkan kantor.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya penertiban dan deteksi dini yang secara rutin dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA Banda Aceh.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan fasilitas dan keselamatan seluruh penghuni serta petugas. (RANY) Kaperwil Aceh





