
GARDATIMURNEWS.CO |GOWA, – Dalam upaya memperkuat struktur kepengurusan di tingkat akar rumput sekaligus meningkatkan kesiapan pengamanan internal, Pengurus Anak Cabang (PAC) Somba Opu Kabupaten Gowa resmi membentuk detasemen bodyguard pada Minggu (17/5). Pembentukan ini dilakukan dalam suasana penuh kebersamaan, ditandai dengan komitmen kolektif untuk menjaga marwah, solidaritas, dan keamanan organisasi di tengah dinamika sosial masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh semangat persaudaraan itu dihadiri oleh Ketua PAC Somba Opu Gowa, DG Tangnga, serta Ketua Dewan Pembina, Andi Zhul, bersama puluhan anggota dan calon pengurus baru. Mereka sepakat bahwa pembentukan detasemen bodyguard bukan sekadar simbolik, melainkan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan akan perlindungan fisik dan moral bagi para aktivis organisasi dalam menjalankan agenda-agenda kemasyarakatan.(18/5/2026)
“Ini bukan soal siapa paling kuat, tapi tentang bagaimana kita saling menjaga. Bodyguard bukan hanya penjaga tubuh, tapi juga penjaga nilai-nilai organisasi,” ujar DG Tangnga saat membuka forum pembentukan.
Detasemen bodyguard adalah Garda Terdepan Keamanan yang dibentuk tidak hanya bertugas mengawal acara-acara formal organisasi, tetapi juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam mencegah konflik, menjaga ketertiban saat aksi massa, serta memastikan setiap kegiatan berjalan aman dan tertib.
Andi Zhul, selaku Ketua Dewan Pembina, menekankan pentingnya profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Ia menyebut bahwa pelatihan dasar, kode etik, dan koordinasi intensif akan segera digelar pasca-pembentukan.
“Kita ingin bodyguard kita bukan cuma ‘berani’, tapi juga ‘pintar’. Pintar membaca situasi, pintar menahan diri, dan pintar melindungi tanpa memicu eskalasi,” tegasnya.
Para peserta rapat tampak antusias menyampaikan masukan, mulai dari seragam hingga prosedur pengawalan. Beberapa bahkan mengusulkan agar detasemen ini kelak bisa berkolaborasi dengan pihak kepolisian lokal dalam rangka menciptakan rasa aman yang lebih menyeluruh.
Pembentukan PAC Somba Opu Gowa langkah Awal Menuju Organisasi yang Lebih Responsif, agar detasemen bodyguard dipandang sebagai tonggak penting dalam transformasi organisasi menuju bentuk yang lebih modern, responsif, dan relevan dengan tantangan zaman. Dengan adanya struktur yang jelas di tingkat kecamatan, organisasi diharapkan mampu bergerak cepat dalam merespons isu-isu lokal, baik yang bersifat sosial, politik, maupun kemanusiaan.
Salah satu anggota muda, Faisal Rahman (24), mengaku bangga karena kini ada wadah konkret bagi generasi muda untuk berkontribusi secara nyata.
“Dulu kita cuma ikut-ikutan. Sekarang kita punya peran spesifik. Saya siap jadi bagian dari bodyguard, bukan cuma untuk jaga bos-bos, tapi untuk jaga nama baik organisasi di mata masyarakat,” katanya sambil tersenyum.
Di akhir pertemuan, seluruh peserta bersatu dalam ikrar bersama.yel yel di ucapakan bersama dengan semangat
“Solid, Kompak, dan Siap Menjaga Marwah Organisasi.”
Kalimat tersebut bukan sekadar slogan, melainkan janji kolektif untuk membangun organisasi yang tidak hanya besar secara jumlah, tapi juga kuat secara integritas dan tanggung jawab sosial.
Dengan terbentuknya kepengurusan PAC Somba Opu Gowa dan detasemen bodyguard, organisasi ini kini memiliki fondasi yang lebih kokoh untuk melangkah ke depan bukan hanya sebagai kelompok kepentingan, tapi sebagai aktor perubahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat.(/*)red





