
GARDATIMURNEWS.CO| BANDA ACEH– Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh menggelar upacara bendera di Lapangan Upacara LPKA Banda Aceh, Senin (1/6/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai, peserta magang, serta anak binaan.
Pelaksanaan upacara tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor: SEK.5.UM.4.01-4 tentang Pedoman Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Reza Akbar dipercaya sebagai Komandan Upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri seluruh pejabat struktural, staf, regu pengawasan, peserta magang, dan anak binaan.
Dalam amanatnya, Yusnaidi membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap berlandaskan nilai moral dan ideologi bangsa.
“Kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology),” demikian petikan amanat yang dibacakan.
Selain itu, seluruh elemen bangsa juga diajak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai kemanusiaan, serta melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam kesempatan tersebut, Yusnaidi menegaskan pentingnya menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai sarana memperkuat komitmen kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pembinaan anak.
“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, semangat persatuan, dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” ujarnya.
Upacara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan semangat persatuan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di LPKA Kelas II Banda Aceh diharapkan menjadi momentum untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat persatuan bangsa, serta membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. (RANY) Kaperwil Aceh






