GARDATIMURNEWS.CO | BANDA ACEH – Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Tim Penyuluh Kementerian Agama Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan Tafakhur Ramadhan hari ke-5 bagi Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) di LPKA Kelas II Banda Aceh, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut digelar di Musholla As-Syifa LPKA Kelas II Banda Aceh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan para ABP serta memperkuat ketakwaan dan kesadaran dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah.
Dalam pelaksanaannya, Tim Penyuluh Kemenag Kota Banda Aceh memberikan bimbingan terkait pemaknaan kisah para Nabi sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Para ABP diajak untuk meneladani sifat-sifat mulia para Nabi seperti kejujuran, kesabaran, amanah, dan tanggung jawab.
Agar lebih interaktif, para ABP dibagi ke dalam lima kelompok untuk mempresentasikan kisah Nabi yang telah ditugaskan. Kelompok-kelompok tersebut diberi nama tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam, yaitu Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan Muhammad Al Fatih.
Selain presentasi, setiap ABP juga diminta untuk menghafal nama-nama Nabi dan Rasul. Masing-masing kelompok yang tampil turut diberi kesempatan untuk memberikan pertanyaan kepada kelompok lain setelah sesi pemaparan, sehingga suasana kegiatan berlangsung aktif dan penuh semangat.
Adapun Tim Penyuluh Kemenag Kota Banda Aceh yang bertugas pada kegiatan tersebut terdiri dari Barrul Walidin, M.Pd, Jamaluddin, S.Sy, Sulaiman, M.H, Julianti, S.H, Zaitun Mastura, S.Pd, Qonita Fitriah, Lc., M.A, dan Fitriani, S.Hi.
Kegiatan Tafakhur Ramadhan ini juga didampingi oleh staf pembinaan LPKA serta petugas regu pengawasan guna memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karakter bagi para ABP, khususnya selama bulan Ramadhan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para ABP dapat semakin memahami nilai-nilai agama dan menjadikannya sebagai pedoman dalam memperbaiki diri serta menata masa depan yang lebih baik. (RANY)
