GARDATIMURNEWS.CO | LANGSA ACEH – Pemerintah Kota Langsa menyalurkan bantuan pangan berupa beras masing-masing seberat 10 kilogram kepada perangkat gampong se-Kota Langsa. Total penerima bantuan tersebut mencapai 1.166 orang, yang terdiri dari unsur pemerintahan gampong.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemko Langsa dalam mendukung kesejahteraan aparatur gampong yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa, Mulai Senin (26/01/2026).
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, S.E, dalam keterangannya menyampaikan bahwa perangkat gampong memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan mereka menjadi hal yang penting.
“Perangkat gampong adalah garda terdepan pelayanan publik. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pangan serta menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,” ujar Jeffry Sentana.
Adapun penerima bantuan beras ini meliputi Geuchik, Sekretaris Desa (Sekdes), Keuchik Dusun/Kepala Dusun (Keplor/Kadus), Kaur/Kasi, serta staf kantor Geuchik di seluruh gampong dalam wilayah Kota Langsa.
Beras yang disalurkan merupakan beras dari Bulog dengan kualitas layak konsumsi dan telah melalui proses pendataan serta verifikasi agar tepat sasaran sesuai dengan data perangkat gampong yang ada.
Pemko Langsa memastikan bahwa proses distribusi dilakukan secara tertib, transparan, dan merata, sehingga seluruh perangkat gampong yang terdata dapat menerima haknya tanpa kendala.
Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta memberikan perlindungan sosial bagi aparatur pemerintahan di tingkat gampong.
Walikota Langsa berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah kota dan pemerintahan gampong dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal.
Dengan adanya penyaluran bantuan beras ini, Pemko Langsa menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan peduli terhadap kebutuhan aparatur gampong sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. (RANY)
