GARDATIMURNEWS.CO | BANDA ACEH – Dalam rangka mempersiapkan anak binaan menjadi pribadi yang bermanfaat dan berwawasan agama, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., bersama jajaran pejabat struktural menyambut kedatangan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh dalam rangka pembukaan kegiatan Tafakkur Ramadhan 1447 H/2026 M, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Musholla As Syifa LPKA Kelas II Banda Aceh ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan khidmat serta penuh kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, H. Salman, S.Pd., M.Ag., didampingi Kasubbag Tata Usaha Dr. Aida Rina Elisiva, B.Acc., M.M., Ketua Ikatan Penyuluh Agama RI (IPARI) Hj. Rosmiati, S.Ag., M.Sos., Ketua DWP Kemenag Kota Banda Aceh Ny. Rosnidar Salman, serta para penyuluh agama.
Kedatangan rombongan dari Kementerian Agama Kota Banda Aceh tersebut sekaligus membuka secara resmi kegiatan Tafakkur Ramadhan yang akan berlangsung mulai 25 Februari hingga 10 Maret 2026 di lingkungan LPKA.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara LPKA dan jajaran penyuluh agama. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual anak binaan agar lebih memahami ajaran Islam serta memperbaiki kualitas moral.
“Semoga anak-anak binaan ini dapat terproteksi dengan baik. Harapan kami, setidaknya mereka bisa menjadi hamba Allah yang selalu bersujud kepada-Nya. Semoga Allah memberikan petunjuk kepada mereka, karena orang-orang yang diberikan petunjuk oleh Allah adalah mereka yang mau mencari dan berusaha untuk memperbaiki diri,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kepedulian Kemenag Kota Banda Aceh terhadap pembinaan anak binaan. Ia menegaskan bahwa program Tafakkur Ramadhan menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan memperkuat pondasi keagamaan anak didik.
“Tujuan utama pembinaan ini adalah agar setelah menjalani masa pembinaan, anak-anak ini dapat diterima kembali oleh masyarakat dengan baik, menjadi pribadi yang lebih baik, serta mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Yusnaidi.
Ketua IPARI Kemenag Kota Banda Aceh, Hj. Rosmiati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Tafakkur Ramadhan telah menjadi agenda rutin selama lima tahun berturut-turut sejak 2020. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kelompok Kerja Ikatan Penyuluh Agama RI Kota Banda Aceh dalam memberikan pembelajaran spiritual dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi anak didik LPKA.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak binaan tidak hanya memperoleh pembinaan spiritual, tetapi juga membangun kesadaran diri untuk memperbaiki masa depan. Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat. (RANY)
