
GARDATIMURNEWS.CO | BANDA ACEH – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh terus memperkuat pemenuhan hak kesehatan dan makanan bagi Anak Binaan. Salah satunya melalui pengujian bahan makanan dan minuman yang digunakan dalam penyelenggaraan makanan di dapur sehat LPKA Banda Aceh.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, di lingkungan Dapur Sehat LPKA Kelas II Banda Aceh. Kegiatan dipimpin dan didampingi Kepala LPKA Banda Aceh Yusnaidi, S.H., M.Si., bersama jajaran pejabat dan staf.
Dalam pelaksanaannya, Kasubsi Perawatan T. Fakhruddin bersama staf mendampingi Tim Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Banda Aceh untuk melakukan pengujian terhadap berbagai bahan makanan dan minuman.
Pengujian tersebut juga melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai bagian dari upaya memastikan bahan pangan yang diberikan kepada Anak Binaan memenuhi standar higiene, sanitasi, keamanan pangan, serta layak untuk dikonsumsi.
Sejumlah parameter menjadi fokus pengujian, meliputi aspek fisik, kimia, dan mikrobiologi. Pemeriksaan dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan faktor mikrobiologi makanan, kualitas udara dan lingkungan dapur, serta faktor kimia.
Yusnaidi mengatakan, pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan bagi Anak Binaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Langkah ini sangat perlu diperhatikan secara khusus dan segera, apalagi di saat cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, serta bagian dari target untuk memenuhi syarat dan predikat dapur sehat seperti yang ditargetkan pusat,” ujar Yusnaidi.
Menurutnya, pemenuhan hak kesehatan dan makanan merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pembinaan kepada Anak Binaan.
Yusnaidi juga menegaskan bahwa upaya tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, khususnya terkait hak narapidana dan Anak Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan dan makanan.
“Kami terus memantau kesehatan, makanan, dan layanan-layanan kesehatan lainnya yang berkaitan dengan pelayanan prima bagi Anak selama mereka dibina di LPKA,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap kualitas makanan akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen LPKA Banda Aceh dalam memberikan pelayanan yang aman, sehat, dan sesuai dengan standar kepada Anak Binaan.
Kegiatan pengujian bahan makanan dan lingkungan dapur tersebut berlangsung lancar dan tertib, serta menjadi bagian dari langkah LPKA Banda Aceh dalam memperkuat kualitas pelayanan dan pemenuhan hak Anak Binaan. (RANY) Kaperwil Aceh




