
GARDATIMURNEWS.CO | BANDA ACEH – Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh kembali mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Kegiatan tersebut meliputi panen kangkung, perawatan tanaman, hingga penanaman tomat dengan memanfaatkan gelas plastik bekas sebagai media tanam.
Kegiatan yang berlangsung di Lahan Pertanian LPKA Kelas II Banda Aceh, Jumat (28/8/2026), ini merupakan bagian dari upaya pembinaan keterampilan bagi ABP sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan LPKA.
Pada kegiatan tersebut, ABP bersama petugas LPKA dan peserta MagangHub Kemnaker memanen tanaman kangkung yang telah memasuki masa panen. Proses pemanenan dilakukan secara bersama-sama dengan memperhatikan teknik yang tepat agar hasil tanaman tetap dalam kondisi baik.
Usai memanen kangkung, kegiatan dilanjutkan dengan perawatan sejumlah tanaman yang ada di lahan pertanian. Tanaman kangkung disiram menggunakan air beras, sementara tanaman ubi jalar dan terong mendapatkan perawatan melalui penyiraman menggunakan air biasa.
Tak hanya melakukan perawatan dan pemanenan, ABP juga diberikan pengalaman praktik menanam bibit tomat. Menariknya, penanaman tomat tersebut memanfaatkan gelas plastik bekas sebagai wadah media tanam.
Gelas plastik terlebih dahulu dipersiapkan dan diisi dengan media tanam sebelum bibit tomat ditanam secara hati-hati. Pemanfaatan barang bekas tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan kreatif sekaligus memberikan pemahaman kepada ABP tentang penggunaan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan.
Selama kegiatan berlangsung, para ABP terlihat aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari memanen, merawat tanaman, hingga melakukan penanaman bibit tomat. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pendampingan petugas LPKA Kelas II Banda Aceh serta peserta MagangHub Kemnaker.
Kegiatan pertanian ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis dan keterampilan kepada ABP dalam bidang bercocok tanam. Selain itu, pembinaan tersebut juga bertujuan menumbuhkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kreativitas, kerja sama, serta semangat kemandirian.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., terus mendorong berbagai kegiatan pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi ABP sebagai bekal keterampilan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Melalui kegiatan sederhana namun bernilai edukatif ini, LPKA Kelas II Banda Aceh berharap ABP tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan pertanian, tetapi juga semakin memahami pentingnya kerja keras, kepedulian terhadap lingkungan, serta mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan. (RANY) Kaperwil Aceh




