
GARDATIMURNEWS.CO | BANDA ACEH – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam memberikan perlindungan bagi anak. Pada Rabu (29/7/2026), Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., melalui Kasubsi Perawatan, T. Fakhruddin, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Perlindungan Khusus Anak (PKA) bertema “SDM Tangguh, Sistem Kuat” yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Aceh di Aula Portola Grand Arabia Hotel, Banda Aceh.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan anak, khususnya dalam memberikan penanganan yang profesional, responsif, dan terintegrasi terhadap anak korban kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, maupun anak yang berhadapan dengan hukum.
Dalam pemaparannya, Kepala DP3A Provinsi Aceh, Meutia Juliana, S.STP., M.Si., menjelaskan pentingnya integrasi layanan perlindungan anak melalui mekanisme penanganan yang cepat dan tidak berbelit. Materi yang disampaikan meliputi optimalisasi layanan UPT PPA, digitalisasi pelaporan melalui aplikasi SIMFONI PPA, harmonisasi regulasi dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, serta penguatan kolaborasi antara DP3A, aparat penegak hukum, rumah sakit, dan lembaga sosial.
Selain itu, Bimtek juga membahas kerangka aksi perlindungan anak yang mencakup perencanaan, implementasi aksi nyata, hingga evaluasi dampak guna memastikan terwujudnya sistem perlindungan khusus yang efektif bagi anak.
Kegiatan yang diikuti berbagai pemangku kepentingan di bidang perlindungan anak tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan diharapkan semakin memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan perlindungan yang optimal bagi anak di Aceh, khususnya anak yang berhadapan dengan hukum. (RANY) Kaperwil Aceh




