GARDATIMURNEWS.CO | ACEH UTARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon menunjukkan kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara. Sebanyak 1.010 lembar jilbab atau setara 50,5 kodi bantuan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan disalurkan kepada warga terdampak, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini merupakan bagian dari aksi solidaritas jajaran pemasyarakatan dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya kaum perempuan yang terdampak langsung akibat banjir yang merendam sejumlah permukiman beberapa waktu lalu.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke desa-desa dengan tingkat dampak banjir yang cukup signifikan, yakni Desa Langkahan, Desa Kuala Cangkoi, Desa Blang, Desa Ceubrek, serta Desa Kuta Lhoksukon.
Kepala Lapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara melalui jajaran pemasyarakatan di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga, khususnya kebutuhan sandang bagi kaum perempuan,” ujarnya.
Proses distribusi bantuan berjalan lancar dengan melibatkan perangkat desa setempat yang turut membantu penyaluran langsung kepada warga penerima manfaat. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, sekaligus menjadi bukti bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sangat dibutuhkan.
Pihak desa dan masyarakat pun mengapresiasi langkah cepat dan responsif yang dilakukan oleh Lapas Lhoksukon dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin, terutama dalam menghadapi dan menanggulangi dampak bencana di masa mendatang. (RANY)
