GARDATIMURNEWS.CO || Gowa –Nurfadilah Rusli alias Karaeng Puji merasa terzolimi dengan beberapa tudingan miring terhadap dirinya di sosial media, hal ini diungkapkannya ketika di konfirmasi awak media.Rabu (25/02/2026).
Menurut pengakuan Nurfadilah Rusli bahwa dari beberapa tudingan terhadapnya sebenarnya telah di klarifikasi melalui via fb dengan menjawab setiap poin dari tudingan miring tersebut.
Sementara ditempat lain salah seorang menantu pasiennya di konfirmasi melalui via WhatsApp mengaku bahwa mertuanya yang sebelumnya dirawat di RS Ibnu Sina selama lebih dari sepuluh hari karena tidak bisa melangkahkan kakinya bahkan badannya bengkak, tetapi selama itu dirawat terlihat tidak ada perubahan maka mertuanya itu diminta untuk dibawa pulang saja dan selanjutnya berobat non medis ke Nurfadilah Rusli, saat mertuanya di antar ke pengobatan non medis itu bahkan harus di papah oleh dua orang, setelah menjalani pengobatan mertuanya diberi satu botol air karena pasiennya tidak harus mandi dengan air itu, cukup dibasuh saja dan saat ini sudah bisa memasak sendiri.
Dengan melihat terjadinya pembullyan terhadap Nurfadilah Rusli di Facebook menantu pasien itu lalu ikut melakukan klarifikasi juga namun balik lagi dia yang ikut di bully bahwa dirinya telah disogok oleh Dukun tersebut, merasa telah ikut mendapat tudingan karenanya dia meminta agar namanya tidak disebut dalam berita ini.Pintanya.
Hal ini menurut pengakuan Nurfadilah Rusli sang Dukun non medis ini bahwa dirinya sama sekali tidak pernah memberikan target untuk kesembuhan pasiennya.
Nurfadilah Rusli mengaku telah menjadi korban dari segelintir orang yang ingin konten-nya lebih banyak ratingnya.
Oleh karena merasa sangat dirugikan dengan tudingan-tudingan dari beberapa penggiat sosial media dirinya berniat untuk melakukan tuntutan dengan menempuh jalur hukum.(Red).
